www.mediapos.id – PEKANBARU – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Dumai baru saja melaksanakan sebuah pelantikan yang penting dan bersejarah di Hotel Prime Park Pekanbaru. Acara yang berlangsung pada Minggu pagi, 8 Februari 2026, dihadiri oleh sejumlah tokoh dan petani yang berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan pertanian di wilayah tersebut.
Pelantikan ini ditandai dengan hadirnya Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.IP. Dalam kesempatan ini, Bachtiar mengingatkan bahwa peran organisasi tani sangat krusial dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sehingga diperlukan kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam kepengurusan yang baru dilantik, Suprianto mendapat amanah sebagai Ketua HKTI Kota Dumai, didampingi oleh Saiko Adi Putra sebagai Sekretaris, dan Budi Haruti sebagai Bendahara. Kehadiran mereka diharapkan dapat membawa HKTI ke arah yang lebih baik dalam mendukung para petani di daerah.
Pentingnya peran serta organisasi tani dalam sektor pertanian menjadi sorotan utama dalam sambutan yang disampaikan oleh Bachtiar Utomo. Ia menekankan bahwa HKTI tidak hanya berfungsi sebagai wadah bagi para petani, tetapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kolaborasi ini diperlukan untuk mempercepat program-program yang mendukung pertanian lokal yang berkelanjutan.
Ketua HKTI Kota Dumai, Suprianto, menegaskan komitmennya untuk menjalin sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah. Dia berharap kerjasama ini dapat mendorong kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di kawasan Kota Dumai.
Kantor HKTI Kota Dumai yang terletak di Jalan Rembutan, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi. Sebagai tempat berkumpulnya para petani dan kelompok tani, diharapkan kantor ini bisa menjadi tempat koordinasi, konsolidasi, serta layanan yang memadai untuk mendukung para anggotanya.
Peran HKTI dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani
HKTI memiliki peran yang sangat signifikan dalam mengedukasi petani tentang praktik pertanian yang baik dan berkelanjutan. Dalam lingkup ini, pelatihan dan pendampingan secara langsung kepada petani akan menjadi prioritas utama dari kepengurusan yang baru dilantik.
Selain itu, HKTI juga berkomitmen untuk menjadi suara para petani dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pertanian. Dengan keterlibatan aktif di tingkat pemerintahan, HKTI berharap agar kebijakan yang diambil dapat mencerminkan kebutuhan dan aspirasi petani di lapangan.
Program-program pelatihan yang direncanakan mencakup pengelolaan sumber daya alam, praktik pertanian ramah lingkungan, serta peningkatan kualitas produk pertanian. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani secara signifikan.
Strategi Penguatan Organisasi HKTI di Tingkat Kota
Pentingnya penguatan organisasi di tingkat kota menjadi fokus utama dalam pelantikan ini. Suprianto menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memprioritaskan pembinaan yang lebih intensif bagi anggota HKTI, sehingga mereka bisa lebih mandiri dalam mengelola usaha pertanian.
Dalam konteks ini, rencana kerja HKTI juga mencakup pengembangan kerjasama dengan institusi pendidikan dan riset. Kolaborasi ini akan berfungsi untuk meningkatkan pemahaman ilmiah mengenai pertanian modern di kalangan petani.
HKTI juga berencana untuk mengadakan kegiatan rutin, seperti diskusi bulanan dan seminar, guna menambah wawasan mengenai tren dan tantangan dalam pertanian. Dengan adanya pertukaran informasi, diharapkan para petani bisa lebih adaptif terhadap perubahan yang terjadi di sektor pertanian.
Komitmen Terhadap Ketahanan Pangan Nasional
Sejalan dengan visi besar untuk mendukung ketahanan pangan, program-program HKTI akan berfokus pada pembuatan kebijakan yang pro-petani. Mengoptimalkan sumber daya yang ada dan meningkatkan kualitas produksi adalah langkah-langkah awal yang akan diambil.
HKTI juga bersiap untuk terlibat dalam program ketahanan pangan daerah yang telah dicanangkan oleh pemerintahan setempat. Kerjasama ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi pertanian di Kota Dumai agar mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat lokal.
Selain itu, HKTI berencana untuk memperkenalkan inovasi teknologi di sektor pertanian. Dengan penerapan teknologi yang lebih efisien, diharapkan para petani dapat lebih produktif dan mengurangi risiko kerugian akibat kendala alam atau pasar.
Pelantikan ini tidak hanya menandai awal kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum untuk menciptakan perubahan positif di sektor pertanian di Kota Dumai. Dengan komitmen yang kuat dan dukungan semua pihak, HKTI berpotensi besar untuk menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah ini.