www.mediapos.id – HULU SUNGAI TENGAH – Bank Kalsel baru-baru ini melaksanakan kegiatan edukasi perbankan digital di SDN 1 Barabai Timur. Acara ini melibatkan 156 siswa dari kelas 3, 4, dan 5 dalam upaya mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar sejak dini.
Dari total siswa, 230 di antaranya sudah memiliki rekening tabungan sebelumnya. Dalam kegiatan kali ini, Bank Kalsel juga membuka rekening Simpanan Pelajar (Simpel) untuk 118 siswa baru dengan biaya setoran awal ditanggung sepenuhnya oleh bank.
Siswa-siswa tersebut memanfaatkan kesempatan untuk belajar bertransaksi melalui Mobil ATM yang disediakan, sehingga mereka dapat lebih berkenalan dengan teknologi perbankan modern. Ini adalah langkah penting dalam memperkenalkan praktik menabung kepada anak-anak sejak usia muda.
Inisiatif Bank Kalsel dalam Mendorong Budaya Menabung di Kalangan Pelajar
Muhammad Anhar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut. Dia menilai bahwa program ini sesuai dengan visi mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
“Dengan adanya dukungan dari Bank Kalsel, kami berharap siswa-siswi dapat mulai membiasakan diri untuk menabung demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Anhar juga berharap kolaborasi ini dapat memperluas jangkauannya ke lebih banyak sekolah di masa mendatang.
Endah Dwi Sulistiyani, Kepala Sekolah SDN 1 Barabai Timur, menyatakan rasa terima kasih atas pendidikan yang diberikan oleh Bank Kalsel. Ia percaya kegiatan ini memberikan pemahaman dan pengalaman yang berharga terkait pengelolaan keuangan bagi siswa.
Pentingnya Pengelolaan Keuangan Sejak Dini
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Bank Kalsel atas kepedulian ini. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga interaksi langsung dengan produk perbankan,” tambahnya. Hal ini menjadi pencapaian besar bagi sekolah dalam mendukung pendidikan yang berorientasi masa depan.
Fachrudin, Direktur Utama Bank Kalsel, menjelaskan bahwa pendekatan ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk mendukung literasi keuangan di Kalimantan Selatan. Dia menyatakan bahwa tujuan utama mereka adalah menanamkan budaya menabung sejak usia dini.
“Dengan memperkenalkan produk perbankan, kami ingin membentuk kebiasaan baik dalam mengelola uang. Ini penting agar generasi muda dapat menjadi cerdas secara finansial,” ucap Fachrudin.
Kontribusi terhadap Perekonomian Daerah Melalui Edukasi
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang bijak dalam mengelola keuangan. Hal ini sangat relevan mengingat tantangan ekonomi yang ada saat ini, yang menuntut anak-anak untuk lebih cerdas dalam mengambil keputusan finansial.
Melalui edukasi yang tepat, Bank Kalsel berharap bisa memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi individu siswa, tetapi juga bagi perekonomian daerah secara keseluruhan. Generasi yang terdidik dalam pengelolaan keuangan diyakini bisa membawa perubahan signifikan di masyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan literasi keuangan akan terus meningkat di kalangan pelajar, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam kemandirian ekonomi di masa depan. Bank Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif semacam ini dalam rangka membangun generasi yang lebih cerdas finansial.