www.mediapos.id – Penundaan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok untuk pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 menarik perhatian banyak pihak. Ketua Fraksi Gerindra dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Depok, H. Edi Masturo, menegaskan bahwa perubahan jadwal ini tidak akan berpengaruh pada arah kebijakan anggaran pemerintah daerah.
Edi menyatakan bahwa RAPBD 2026 tetap berkomitmen untuk memperkuat program-program yang menjadi prioritas Wali Kota. Ini termasuk upaya percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik yang sudah digariskan sebelumnya.
Menanggapi penjadwalan ulang sidang dari 24 November ke 27 November 2025, Edi menegaskan bahwa hal ini bukan karena tekanan politik. Penundaan ini lebih pada langkah strategis untuk memperkuat soliditas di kalangan pengurus sebelum keputusan diambil.
“Penyusunan RAPBD 2026 adalah langkah yang mendukung visi Wali Kota. Penundaan ini penting untuk memastikan semua fraksi siap dan solid saat memutuskan hal-hal krusial,” ujarnya dengan tegas.
Dari sudut pandang praktis, salah satu faktor penundaan adalah menunggu pelantikan Pergantian Antarwaktu (PAW) dari Fraksi Golkar. Kehadiran anggota baru diharapkan memberikan representasi lengkap dalam setiap keputusan yang diambil DPRD terkait anggaran.
“Jika seluruh fraksi hadir dengan lengkap, keputusan yang dibuat akan lebih kuat dan akurat. Masing-masing fraksi punya peran penting dan ini menjadi kunci untuk kebijakan yang pelaksanaannya efektif,” tambah Edi.
Makna Stabilitas Internal dalam Pengambilan Keputusan Anggaran
Stabilitas dalam internal dewan merupakan bagian penting untuk memastikan pembahasan anggaran tahun 2026 bersifat pro-masyarakat. Konsolidasi di antara anggota dewan diperlukan agar keputusan anggaran yang dihasilkan dapat diimplementasikan dengan baik dan menguntungkan warga.
Edi lalu menjelaskan bahwa DPRD beserta pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat untuk mengikuti arahan Wali Kota. Program-program penting seperti peningkatan layanan publik dan penguatan infrastruktur tetap menjadi fokus utama dalam penyusunan RAPBD 2026.
“Jika dewan bersatu, maka proses pembangunan bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap langkah pembangunan itu berpihak kepada masyarakat,” ucapnya.
Penjadwalan ulang ini diharapkan membuat proses pengesahan RAPBD 2026 berlangsung dengan lebih stabil dan transparan. Dengan demikian, semua tindakan yang diambil berorientasi ke masa depan yang lebih baik bagi Kota Depok.
Pentingnya Sinergi antara Legislatif dan Eksekutif untuk Percepatan Pembangunan
Edi menekankan bahwa kolaborasi antara legislatif dan eksekutif adalah kunci untuk percepatan pembangunan daerah. Sinergi yang baik antara kedua pihak ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.
“Kualitas kebijakan yang diputuskan hari ini akan menjadi catatan sejarah bagi masa depan Depok. Dengan visi yang sama, kami berkomitmen untuk melahirkan kebijakan yang nyata dan membawa kemajuan,” tuturnya.
Di luar dari aspek anggaran, perhatian juga harus difokuskan pada bagaimana pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil.
“Sinergi antara legislatif dan eksekutif yang matang akan meningkatkan efektivitas dalam pelaksanaan program-program pemerintah,” ungkap Edi.
Penutup dan Harapan untuk Kota Depok di Masa Depan
Dengan penjadwalan ulang sidang ini, DPRD Kota Depok berharap setiap langkah yang diambil akan lebih efisien dan menguntungkan semua pihak. Setiap kebijakan anggaran harus menjadi langkah nyata menuju kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Edi Masturo menegaskan bahwa soliditas dewan hari ini menentukan kualitas pembangunan Kota Depok di masa datang. Melalui kerjasama yang baik, setiap kebijakan anggaran dapat memberikan dampak positif yang signifikan.
“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat dari kebijakan yang diambil. Dengan visi bersama, kami optimis dapat membawa Depok ke arah yang lebih baik dan modern,” pungkasnya.