www.mediapos.id – Banjarbaru, 24 Oktober 2025 — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui peluncuran Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak). Inisiatif ini berfokus pada peningkatan kualitas pengasuhan anak usia dini agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang.
Program TAMASYA resmi diluncurkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pertamina Patra Niaga AFT Syamsudin Noor dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan, yang digelar di Kantor Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (23/10). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bersama Enam Menteri yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan pengasuhan anak usia dini.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan tercipta lingkungan pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memberikan dukungan kepada dua Tempat Penitipan Anak (TPA) binaan di wilayah Ring 1 Banjarbaru, yaitu TPA Tresna Nia dan TPA Nurul Fikri.
Bantuan yang diberikan mencakup beberapa unit kasur dan 86 Kartu Kembang Anak (KKA) untuk mendukung kenyamanan serta pemantauan pertumbuhan anak-anak di kedua lembaga tersebut. “Kami percaya bahwa anak-anak adalah aset berharga bangsa. Melalui Program TAMASYA, Pertamina ingin memastikan setiap anak di sekitar wilayah operasi kami tumbuh dalam lingkungan yang nyaman, aman, dan penuh kasih sayang,” ujar Dimas Budiman, AFT Manager Syamsudin Noor.
Program TAMASYA merupakan bagian dari Pilar Sosial dalam program prioritas Pertamina yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satu fokusnya adalah penguatan layanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan pengasuhan anak usia dini. Dalam kesempatan terpisah, Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, menegaskan kolaborasi Pertamina dengan BKKBN adalah bentuk nyata kemitraan lintas sektor yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Urgensi Kolaborasi dalam Pengasuhan Anak Usia Dini
Seluruh pihak harus menyadari pentingnya kolaborasi dalam pengasuhan anak usia dini. Dengan beberapa kementerian yang terlibat, upaya ini diharapkan bisa menghasilkan program-program yang lebih komprehensif. Kolaborasi ini juga mencakup berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga swasta dan masyarakat untuk saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang mengayomi anak-anak.
Setiap anak perlu mendapatkan perhatian yang layak, terutama di usia dini, di mana perkembangan otak mereka paling pesat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menciptakan ruang yang bersih dan aman, jauh dari pengaruh negatif yang dapat menghambat pertumbuhan mereka. Program TAMASYA mencoba menjawab tantangan ini dengan memberikan fasilitas yang dibutuhkan Tempat Penitipan Anak.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat memfasilitasi pertemuan antara orang tua, pengasuh, dan profesional yang berkecimpung dalam pendidikan anak. Dengan cara ini, semua elemen masyarakat dapat berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak. Selain itu, skenario semacam ini juga menarik perhatian untuk lebih banyak program sosial yang serupa dengan fokus pada pengasuhan anak.
Peran Aktif Masyarakat dalam Mewujudkan Program TAMASYA
Bukan hanya perusahaan atau pemerintah yang bertanggung jawab atas pengasuhan anak. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dan perhatian bagi anak-anak di sekitar mereka. Dukungan masyarakat akan sangat berarti, baik dalam hal pendanaan maupun sumber daya lainnya.
Partisipasi masyarakat dalam program yang dicanangkan oleh Pertamina sangat diharapkan. Dengan keterlibatan ini, perluasan cakupan program dapat dilakukan lebih maksimal. Selain itu, orang tua dan masyarakat perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya pengasuhan yang baik sejak dini.
Pendidikan tentang pengasuhan anak perlu diintegrasikan ke dalam berbagai program sosial yang ada di komunitas. Barangkali, di masa mendatang akan muncul lebih banyak inisiatif serupa yang mampu mendukung penguatan pola asuh anak di Indonesia. Inspirasi dari Program TAMASYA dapat memicu diskusi lebih luas tentang pengasuhan yang lebih baik di semua lapisan masyarakat.
Kontribusi Pertamina terhadap Lingkungan Sosial dan Ekonomi
Melalui Program TAMASYA, Pertamina tidak hanya berkontribusi dalam bidang sosial, tetapi juga berperan aktif dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan mendukung fasilitas pendidikan dan pengasuhan anak, perusahaan membantu menciptakan generasi yang lebih terdidik dan berdaya saing.
Dari program ini, diharapkan muncul para pemimpin masa depan yang bukan hanya paham akan teknologi tetapi juga memiliki sikap sosial yang baik. Pertamina menempatkan dirinya sebagai mitra pembangunan yang mendukung proses tumbuh kembang generasi selanjutnya. Dengan komitmen yang kuat, perusahaan ini berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar.
Dengan demikian, kolaborasi antara Pertamina, pemerintah, dan masyarakat dapat menumbuhkan rasa saling memiliki untuk kesejahteraan bersama. Setiap inisiatif yang dilakukan diharapkan juga dapat menjadi katalis bagi perubahan yang lebih positif bagi semua anak di Indonesia. Dengan demikian, akan tercipta lingkungan yang mendukung di mana anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang sukses dan bahagia.